Lajnah Falakiyah

Minggu, 18 September 2011

KONVERSI WAKTU ISTIWA-3


Penyamaan Waktu Yang Salah Kaprah

Sering kali ditemui penambahan atau pengurangan waktu terutama dalam hal waktu sholat untuk daerah lain, hanya berdasarkan selisih bujur timurnya saja tanpa melihat arah dan lintangnya, sebenarnya hal ini kurang tepat dan menyalahi teori, mungkin jika selisih lintangnya tidak melebihi 3 derajat masih dapat dimaklumi karena biasanya sudah termasuk waktu ihtiat untuk umum. Tapi jika selisih lintangnya melebihi tiga derajat bahkan lebih maka penambahan atau pengurangan waktu dari dan untuk daerah lain tidak bisa digunakan dengan tepat terutama untuk waktu Sholat, karena untuk mengetahui waktu sholat bukan berdasarkan garis bujur timur melainkan berdasarkan garis lintang daerahnya masing-masing.

CARA MENJADIKAN WAKTU ISTIWA KE WIB


Dari Itiwa Ke Wib:
Cara menjadikan atau memindahkan dari waktu istiwa ke wib adalah; jika letak bujur timur wib itu di baratnya kota anda maka bujur timur kota anda dikurangi bujur timur wib, begitupun dengan daerah yang letaknya di barat wib berarti bujur timur wib yang dikurangi oleh bujur timur kota tersebut, kemudian tambah, atau kurangi dengan perata waktu yang sesuai dengan tanggal dan bulannya.

CARA MENJADIKAN WAKTU ISTIWA KE WASATI


WAKTU WASATI (Waktu pertengahan)

Tambahkan atau kurangkan waktu istiwa setempat dengan perata waktu yang sesuai dengan tanggal dan bulannya maka waktu wasati daerah anda akan sama pula dengan daerah lain yang mempunyai arah dan lintang yang sama dengan daerah anda. Jika waktu istiwa daerah anda ditambah atau dikurangi dengan perata waktu maka daerah itu pun harus ditambah atau dikurangi dengan perata waktu.

KONVERSI WAKTU ISTIWA


KONVERSI WAKTU
Waktu Istiwa

Apabila suatu daerah mempunyai arah dan ardul balad (lintang) yang sama atau hampir menyamai dengan lintangnya daerah anda, maka semua waktu sholat istiwanya berlaku pula untuk daerah anda, begitupun sebaliknya dengan catatan Tanggal dan Bulannya pun harus sama. Daerah yang sama persis atau hampir menyamai baik arah, dan lintangnya disebagian Barat Jawa antara lain Rangkasbitung-Labuan LS: 06 22, Tasikmalaya–Ciamis dan Temanggung (Jawa tengah).

Cara Mengetahui Waktu Ghurub

Waktu ghuruby.
Tambahkan daqoik tamkin pada qo’idah jam 6, lalu hasilnya kurangkan pada waktu istiwa setempat, jika meil dan ardul balad satu arah kembali kurangi dengan nisfu fadlah. Apabila berlawanan arah maka sebaliknya.

Jumat, 16 September 2011

Data Hasil Rekapitulasi Hisab 1435.H

1.    Muharam Tahun 1435 Hijriah

Ijtimak Akhir Bulan Zulhijjah - Awal Bulan Muharam Tahun 1435 Hijriah
Malam Senin Pukul 19: 56: 53.18 WIB
Tinggi hilal pada Malam Selasa setelah ghurub (terbenam matahari) adalah 11: 1: 33.41
Hilal berada di atas ufuk selama 44 menit 6.23 detik
Hilal berada di sebelah Selatan dari titik barat
Hilal miring ke Kiri
Berada pada bintang Aqrab (Scorpio)/ 10: 55: 35
Ukuran cahaya hilal sebesar 0.7 jari (1.8 cm)
Tanggal 1 Muharam tahun 1435 hijriah jatuh pada hari Selasa
==
Hari Selasa (Pon) Tanggal 5 November Tahun 2013

Rabu, 07 September 2011

Data Hasil Rekapitulasi Hisab 1434.H

1.    Muharam Tahun 1434 Hijriah
Ijtimak Akhir Bulan Zulhijjah - Awal Bulan Muharam Tahun 1434 Hijriah
Hari Rabu Pukul 5: 43: 12.75 WIB
Tinggi hilal pada Malam Kamis setelah ghurub (terbenam matahari) adalah 6: 8: 23.63
Hilal berada di atas ufuk selama 24 menit 33.58 detik
Hilal berada di sebelah Selatan dari titik barat
Hilal miring ke Kiri
Berada pada bintang Aqrab (Scorpio)/ 21: 34: 27.33
Ukuran cahaya hilal sebesar 0.4 jari (1 cm)


Tanggal 1 Muharam tahun 1434 hijriah jatuh pada hari Kamis
Hari Kamis (Pon) Tanggal 15 November Tahun 2012